Mulai dari satu URL bisnis yang penting. Pastikan halaman dapat dibuka, isi utamanya tersedia, pengindeksan tidak diblokir tanpa sengaja, dan tautan internal mengarah ke versi URL yang konsisten. Baru perluas pemeriksaan ke halaman lain.

Pilih satu URL dan tetapkan harapannya

Tentukan halaman yang seharusnya mendatangkan inquiry: layanan, produk, atau panduan yang membantu calon pelanggan. Tulis URL final dan satu kalimat tentang kebutuhan pembacanya. Ini mencegah audit berubah menjadi daftar panjang peringatan tanpa prioritas.

Misalnya, halaman jasa instalasi seharusnya menjelaskan cakupan pekerjaan, area layanan yang benar, syarat penawaran, dan kontak. Kecepatan membuka halaman penting, tetapi halaman yang cepat tanpa penjelasan tetap belum membantu pembaca.

Periksa respons dan isi halaman

Buka halaman tanpa login, lalu periksa status HTTP dan versi HTML yang diterima perayap. Jangan hanya memeriksa apakah tampilannya terlihat benar setelah semua JavaScript berjalan. Tautan navigasi dan isi penting perlu dapat ditemukan.

  • Halaman yang ada memberikan respons sukses, bukan halaman error dengan status 200.
  • URL yang dipindahkan mengarah ke tujuan yang relevan.
  • Halaman yang tidak ada memberikan status 404 yang benar.
  • Judul, penjelasan utama, dan tautan layanan tersedia dalam HTML atau render yang dapat diakses.

Sumber: Google Search Central — JavaScript SEO basics

Bedakan larangan crawl dan noindex

robots.txt mengatur akses crawl; noindex meminta agar halaman tidak diindeks. Google harus dapat mengakses halaman untuk membaca noindex. Memblokir crawl bukan cara yang sama dengan menghapus URL dari hasil pencarian.

Periksa apakah konfigurasi staging seperti noindex terbawa ke produksi. Jangan menghapus pembatasan dari halaman privat hanya demi mendapatkan hasil audit yang hijau.

Sumber: Google Search Central — Block indexing with noindex

Tentukan versi URL yang konsisten

Satu konten dapat diakses melalui beberapa variasi URL. Canonical membantu menunjukkan versi yang Anda pilih, tetapi bukan perintah yang menjamin pilihan mesin pencari. Selaraskan canonical dengan tautan internal, pengalihan, dan sitemap.

Tentukan versi URL yang konsisten
PemeriksaanYang dicatat
CanonicalURL pilihan dan apakah halamannya dapat dibuka
Tautan internalHalaman mana yang mengarah ke URL pilihan
Varian URLParameter, HTTP/HTTPS, www, dan trailing slash yang perlu ditinjau

Sumber: Google Search Central — Specify a canonical URL

Gunakan sitemap sebagai daftar penemuan

Masukkan URL canonical yang memang ingin ditampilkan di pencarian. Gunakan lastmod hanya ketika mencerminkan pembaruan isi yang nyata. Sitemap membantu penemuan, tetapi bukan jaminan crawl atau indeks.

Sumber: Google Search Central — Build and submit a sitemap

Ubah temuan menjadi tindakan

Catat bukti untuk setiap masalah: URL, kondisi saat diperiksa, dampak yang diperkirakan, dan tindakan berikutnya. Dahulukan halaman penting yang tidak dapat diakses atau kehilangan informasi utama.

Setelah diperbaiki, uji ulang URL yang sama. Simpan hasil sebelum dan sesudah, lalu amati data pencarian dalam periode yang cukup untuk dibandingkan. Pisahkan “perbaikan sudah terpasang” dari “hasil bisnis sudah berubah”.

Coba pada website Anda.

Gunakan checklist mandiri untuk mengubah panduan ini menjadi daftar pemeriksaan. Alat ini tidak memindai website atau memprediksi peringkat.

Buka cek kesiapan website